Rabu, 28 Oktober 2020

Patah

 Oleh: Desma H.



Selamat berakhir, cinta.

Kutak akan biarkan bertunas.

Selamat sakit, wahai hati.

Biar diuji, setangguh apa.

Selamat patah, langkah.

Bernyawalah selagi mata dinyalakan, 

Jangan tidur, karena esok adalah hari baru.


Dimana aku lupa masa lalu,

Dan semua, tentangmu.

ruang pemberhentian,

kusimpan di pagar rumah,

jika bersedia mampir, sapa saja.



Aku sudah lupa, luka, suka,

dan kita.



28.10.20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMAKASIH TELAH SINGGAH

Perjalanan hidup manusia berputar seperti roda. Suatu saat akan berhenti, bila telah tiba di tujuan. Namun, adakalanya roda itupun berhenti karena hambatan. Hidup beserta masalah adalah lumrah. Memang demikian adanya. Hidup tanpa masalah mungkin juga ada. Akan tetapi, itulah masalahnya, mengapa bisa tidak ada masalah? Normalkah?

Maka kembali pada bagaimana kita menyikapi. Terbelit dalam kerumitan, pikirkanlah solusi; bukan kesulitannya. Karena hal ini akan menjelma beban.

Serahkan pada sang Penguasa semesta, karena Allah swt maha berkehendak. Entah bagaimana penyelesaiannya, terkadang tak pernah sedikitpun terbayang dalam pikiran. Lantas untuk apa lagi ragu? Bila tak sanggup membina diri, bersama iman dan taqwa padaNya, tunggulah kebinasaan itu dari jalan yang tak disangka -sangka.




Yang Akan Dibanggakan

Yang Akan Dibanggakan
Menara Siger Lampung