Sabtu, 21 Oktober 2017

Treatment (IPL) Intense Pulse Light di Sumia Aesthetic Clinic





Sudah janjian dengan teman - teman Tapis Blogger untuk bertemu di Sumia Aesthetic Clinic. Ini kunjungan kedua setelah launching produk tempo hari. Ya, sudah bisa ditebak. Aku akan menjalani treatment dari klinik kecantikan Sumia. Voucher yang sudah kuterima ketika itu masih kusimpan rapi. Pada tanggal yang ditentukan, kukunjungi tempat ramah yang cantik ini. Meskipun ruang kecil, tapi tetap tidak bosan berada di sana. Ruang tunggu di depan, disediakan beberapa buku, sehingga para penunggu antrian tidak bertopang dagu. Termasuk yang kualami ketika itu. Ada antrian panjang yang harus kulintasi. Menunggu selama dua jam di Sumia Klinik? Tak apa. Aku tidak sendiri. Bersama teman - teman Tapis Blogger, semua kekosongan menjadi berisi. Selalu ada topik - topik menarik untuk bahan diskusi. Tak hanya deret diksi, tapi juga foto - foto selfy. 

Maka tibalah di waktu yang dijanjikan. Masih ada debar - debar yang kusembunyikan. Dapat info dari teman - teman, bahwa akan ada rasa sakit ketika wajah kita terkena laser. Duh, jadi ngeri. Tapi kalau begitu mengerikan, buktinya yang ke klinik kecantikan tetap banyak. Bahkan kaum adam pun datang ke Sumia. Aku mantapkan jiwa untuk masuki ruang treatmen. Disambut seorang kakak yang ramah. Tuh, jadi lupa berkenalan, saking takutnya ditembak laser. Kaka berbaju merah membersihkan wajahku. Membalurkan krim wajah. Dipijat lembut dengan metode tertentu. Dia juga menyarankan cara memijat yang baik, yang bisa membuat refresh. Dipijat memutar, sampai bawah dagu. Dua titik samping mata juga perlu mendapat pijatan, agar lebih terasa nyaman. Beliau juga menyampaikan bahwa pijatan seperti ini bisa mengurangi stres dan menjadi terapi yang baik. Hmm… dapat lagi satu ilmu.

Dibiarkan sejenak. Terasa dingin masuki pori wajah. Kemudian kakak baik hati mengambil handuk basah. Diusapkan ke seluruh wajah yang tadi diolesi krim. Kemudian aku diantarkan ke ruang sebelahnya untuk mendapatkan treatmen IPL. Tadi masih awalan. Sekarang adalah intinya. Aku berbaring. Mata terpejam, kemudian ditutup dengan kaps, sebelum ditutup dengan kaca mata hitam. Wah, aku benar - benar tak bisa melihat. Hanya terdengar suara kakak - kakaknya tengah mempersiapkan peralaatan. Seorang mengoleskan gel dingin ke wajahku. Tentu sebelumnya sang kakak memberitahu terlebih dahulu. Sembari mengisi kekosongan kata, kuberanikan bertanya tentang gel apa yang dioleskan di wajahku. Dengan ramah beliau menjawab, itu adalah gel khusus yang memang digunakan untuk perawatan menggunakan laser. Sama seperti gel yang digunakan oleh ibu hamil yang sedang USG. Aku mengerti satu ilmu lagi. 

Tiba - tiba ada kilatan merah nampak. Aku terkejut. Memang demikian kata kakak ramah. Ternyata ketika penggunaan laser, meskipun mata sudah ditutup, sinarnya tetap bisa ditangkap. Proses IPL dilaksanakan, ada rasa pedih di wajah. Kemudian pedihlagi, dan pedih. Seperti gigitan semut. Kuanggap  sebagai kejutan kecil, agar tidak mengantuk. Sebentar saja, kemudian sang kakak membersihkan lapisan gel di wajahku. Penutup mata dibuka. Aku kembali bisa menatap dunia. Leganya, mashaaAllah… aku digiring kembali ke ruang tadi, untuk dibersihkan wajah. Jadi tahapannya semakin jelas. Ilmu baru ini kalau mau diterapkan sendiri. Bahkan membersihkan wajahpun perlu waktu khusus. Aduhai, aku yang selama ini abai…
Demikianlah kisahku yang mendapatkan treatmen IPL (Intense Pulse Light) dari Sumia Aesthetic Clinic. Menggunakan panjang gelombang dan pantulan cahaya, bisa berfungsi untuk menipiskan  bekas - bekas jerawat. Tidak memerlukan waktu yang lama untuk treatmennya, hanya sekitar setengah jam. Hasilnya kulit wajahku jadi terlihat bersih dan halus.



Tertarik ke Sumia Aesthetic Clinic? Kunjungi kliniknya di Plaza Lotus lantai satu. Mendfatar menjadi member dengan Rp. 20.000. Sebelumnya kita bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kecantikan di sini dan memang sudah ahli. Agar perawatan yang kita pilih, sesuai dengan kondisi kulit wajah. Sehingga hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan. Yuk, rawat wajah kita, rawat diri sebaik - baiknya. Karena ini adalah titipan Ilahi yang harus kita jaga.


Bandarlampung, Oktober 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMAKASIH TELAH SINGGAH

Perjalanan hidup manusia berputar seperti roda. Suatu saat akan berhenti, bila telah tiba di tujuan. Namun, adakalanya roda itupun berhenti karena hambatan. Hidup beserta masalah adalah lumrah. Memang demikian adanya. Hidup tanpa masalah mungkin juga ada. Akan tetapi, itulah masalahnya, mengapa bisa tidak ada masalah? Normalkah?

Maka kembali pada bagaimana kita menyikapi. Terbelit dalam kerumitan, pikirkanlah solusi; bukan kesulitannya. Karena hal ini akan menjelma beban.

Serahkan pada sang Penguasa semesta, karena Allah swt maha berkehendak. Entah bagaimana penyelesaiannya, terkadang tak pernah sedikitpun terbayang dalam pikiran. Lantas untuk apa lagi ragu? Bila tak sanggup membina diri, bersama iman dan taqwa padaNya, tunggulah kebinasaan itu dari jalan yang tak disangka -sangka.




Yang Akan Dibanggakan

Yang Akan Dibanggakan
Menara Siger Lampung